Kalimat Sempurna

25 Januari 2010

Dalam bahasa Arab istilah kalimat disebut dengan jumlah dan kalimat sempurna disebut dengan jumlah mufidah. Sedangkan jumlah sendiri merupakan susunan dari beberapa kalimah [baca: kata] yang melahirkan makna atau pesan yang sempurna.

Terdapat dua [2] bentuk jumlah. Bentuk pertama, jumlah ismiyah. Bentuk kedua, jumlah fi’liyah. Berikut ini adalah contoh masing-masing jumlah dan penjelasannya.

Penjelasan:

[1] Jumlah Ismiyah
Adalah kalimat sempurna yang diawali dengan ism. Model struktur paling sederhana untuk jumlah ismiyah adalah:

ism [: sebagai mubtada'] + ism [: sebagai khabar]

[2] Jumlah Fi’iliyah
Adalah kalimat sempurna yang diawali dengan fi’il. Model struktur paling sederhana untuk jumlah fi’liyah adalah:

fi’il[kata kerja] +  fa’il [:pelaku]  atau
fi’il [kata kerja] +  fa’il [:pelaku] + maf’ul bih [obyek]

Pendalaman materi tentang  jumlah ismiyah dan jumlah fi’liyah ada pada pelajaran lebih lanjut dalam babnya masing-masing, insyaallah.


Komponen Dasar Bahasa Arab

18 Januari 2010

Terdapat tiga komponen penting dalam bahasa Arab yaitu: huruf, kata dan kalimat. Untuk dapat berbahasa Arab secara fasih, seseorang harus menguasai ketiga-tiganya.

Pertama, Huruf
Setiap bahasa memiliki huruf. Ia merupakan komponen terkecil dari suatu bahasa. Karena setiap bahasa tumbuh dengan keunikannya masing-masing, maka setiap bahasa memiliki huruf yang mempunyai ciri khas tersendiri baik dari cara pengucapannya maupun lambang penulisannya. Huruf yang digunakan oleh bahasa Arab adalah huruf hijaiyah. Jumlahnya ada 28 huruf.

Untuk mengetahui dan menghafal nama-nama huruf ini, Sekolah Bahasa Arab telah menyampaikan tutorial dalam kolom anak-anak. Lebih lanjut klik di sini.

Penguasaan terhadap huruf hijaiyah bukan sekedar dengan mengenal namanya. Dalam ragam lisan, dibutuhkan penguasaan makharijul huruf [membunyikan: mengeluarkan huruf dari tempat keluarnya]. Dalam ragam tulisan, dibutuhkan penguasaan menulis huruf per huruf dengan cara penulisan yang benar.

Untuk latihan makharijul huruf, Sekolah Bahasa Arab telah menyampaikan tutorial dalam ragam lisan. Lebih lanjut klik di sini. Untuk latihan menulis, Sekolah Bahasa Arab telah menyampaikan tutorial dalam ragam tulis. Lebih lanjut klik di sini.

Kedua, Kata
Dalam bahasa Arab istilah kata, disebut dengan kalimah. Lazimnya, diartikan sebagai lafal yang tersusun dari beberapa huruf hijaiyah. Walau pun kerapkali dimaknai sebagai susunan dari beberapa huruf, namun terdapat beberapa kalimah yang hanya terdiri dari satu huruf hijaiyah saja, misalnya wawu yang berarti ‘dan’ pada ungkapan wallaahu a’lam [dan Allah yang paling tahu], atau wawu yang berarti ‘sumpah’ pada ungkapan wallaahi [demi Allah].

Penguasaan komponen ini, dalam ragam lisan, menuntut adanya penguasaan beberapa hal seperti kemampuan membedakan ‘al’ qamariyah dan ‘al’ syamsiyah, membedakan ta’ maftuhah dan ta’ marbuthah, dll.

Sedangkan dalam ragam tulisan menuntut adanya penguasaan cara menulis kalimah dalam bentuk menyambung huruf hijaiyah secara benar. Perlu diketahui, bahwa huruf-huruf hijaiyah memiliki bentuknya sendiri-sendiri dalam sebuah susunan, tergantung apakah ia berada di depan, di tengah, atau di akhir sebuah kalimah.

Untuk latihan menyambung huruf, Sekolah Bahasa Arab telah menyampaikan tutorial dalam ragam tulis. Lebih lanjut klik di sini.

Ketiga, Kalimat
Dalam bahasa Arab istilah kalimat, disebut dengan jumlah. Merupakan susunan dari beberapa kata [baca: kalimat dalam bahasa Arab] yang melahirkan makna atau pesan baru yang sempurna. Penguasaan komponen ini, baik dalam ragam lisan maupun tulisan, sangat tergantung pada penguasan tatabahasa [qawaid luqhawiyah]


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.